Search This Blog

Showing posts with label Rumah. Show all posts
Showing posts with label Rumah. Show all posts

Saturday, January 1, 2011

Masalah Cat dengan K3.

  1. Kemasan cat harus selalu tertutup rapat dan jauh dari jangkauan anak-anak.
  2. Cat mengandung bahab pengawet berbahaya bila tertelan.
  3. Jauhkan dari makanan dan minuman baik untuk manusia dan hewan.
  4. Pengamplasan kering pada lapisan cat kering akan menghasilkan paparan debu yang mungkin berbahaya. Dianjurkan mengunakan pengamplasan basah. Bila paparan tidak dapat dihindari dengan memberikan ventilasi pembuangan secara lokal, sebaiknya mengunakan  alat perlindungan pernafasan yang sesuai.
  5. Pastikan ada ventilasi yang baik selama pencatan dan pengeringan.
  6. Sebaiknya mengunakan perlindungan mata selama pengecatan.
  7. bila kena mata, cuci segera dengan air yang banyak dan segera berobat ke dokter.
  8. Hindari kontak dengan kulit. Bersihkan percikan cat di kulit dengan sabun, air atau pembersih kulit.
  9. Hati-hati bila mengangkut car, jaga agar kemasan car dalam posisi berdiri.
  10. Simpan di tempat sejuk.
  11. Jangan membuang sisa cat di got atau anak sungai. Buanglah ke tempat-tempat yang diijinkan menurut peraturan yang ada.
  12. Kemasan cat hanya untuk dipergunakan menyimpan cat.
  13. jangan menghirup udara cat / uap semprotan.
  14. jangan mengunakan atau menyimpan cat dengan cara mengantung cat pada cantelan kemasan.
  15. Bila tumpah taburkan pasir atau tanah pada daerah yang tumpah lalu bersihkan.
  16. Jika dapat, usahakan cat yang tidak mengandung timbal dan merkuri.
  17. Gunakan sarung tangan karet selama pengecatan.
Sumber : ICI Paints.

Friday, April 30, 2010

Memilih Warna dan Dekorasi untuk Ruang di Rumah Anda

Jika rumah Anda berukuran kecil / mungil, ada baiknya Anda memilih warna cat yang berwarna cerah atau terang karena warna-warna yang terang akan memberikan kesan bersih, lapang dan luas. Tetapi harus diingat, penekanan untuk mengunakan warna terang ini baiknya diberlakukan pada ruang-ruang publik yang secara fungsional diperuntukkan untuk sesuatu yang umum, seperti ruang tamu atau ruang keluarga.

Setiap rumah tinggal membutuhkan sentuhan keakraban dan kehangatan yang amat tinggi karena di tempat tersebut terjadi interaksi sosial, hubungan keluarga yang penuh keakraban, dan kehangatan di antara penghuninya.

Yang disebut dengan ruang-ruang bersifat umumpada sebuah bangunan biasanya adalah ruang-ruang dengan aktivitas pemakai ruang yang bersifat rutin dan pasti. Pemakai ruangnya  pun bersifat tetap ( menurut tugas dan fungsinya) sehingga fasilitas yang dibutuhkan akan bersifat standar baik ukuran maupun bentuknya seperti sekolah, rumah sakit dan lain-lain yang sejenis. Sifat tetap ini dimaksudkan juga agar praktis dan ekonomis.

Bayangkan bila rumah tinggal diperlakukan sama seperti kita memperlakukan ruang-ruang yang bersifat umum. Semua dinding dicat dengan warna yang sama (misal putih), semua perabot terbuat dari metal atau plastik agar mudah dibersihkan, tahan cuaca, tahan panas dan tidak gampang rusak. Kok seperti berada di rumah sakit ya? Ingin praktis, ekonomis, efektif tapi tidak manusiawi.

Nah, karena rumah tinggal adalah tempat para penghuninya melepaskan segala kepenatan fisik, pikiran dan emosi maka tentunya hal-hal yang akan berpengaruh kepada kepenatan-kepenatan tersebut harus ditiadakan. Biasanya bentuk-bentuk perabot yang terlalu kaku, keras dan monoton akan membuat ruang-ruang dalam rumah tinggal berkesan kaku. Jadi sebaiknya jangan ditempatkandi dalam rumah (kecuali memang ingin memiliki rumah dengan ruang-ruang yang mencerminkan arongansi dan menjaga jarak dengan tamunya).Pilih saja bentuk-bentuk yang meterialnya terbuat dari bahan-bahan alam (batu, kayu, kain). Apalagi kursi-kursi di ruang tamu atau ruang keluarga bentuknya tidak perlu sama. Bisa beberapa bentuk dan material dipilih dan ditempatkan di ruang tamu, asal tetap ada unsur-unsur pemersatu yang membuat tetap harmonis / serasi dengan keseluruhan ruang.

Soal memilih warna. Boleh-boleh saja memilih warna putih untuk memberikan kesan luas, terang dan bersih, namun sifatnya lebih manusiawi tampaknya akan membuat penampilan ruang lebih akrab dan menyentuh. Misalnya pemilihan warna untuk pelapis kursi, bantal-bantal hias, tirai, taplak penutup meja, armature lampu, karpet atau pelapis lantai, dan lain-lain.

Sementara untuk ruang-ruang yang peribadi, Anda dapat bereksperimen dengan warna-warna yang Anda sukai. Contoh Anda tidak bisa memaksakan untuk mewarnai kamar Anda ataupun putra/putri anda dengan warna terang karena belum tentu mereka menyujainya. Pilihlah warna yang mereka sukai tetapi Anda harus jeli untuk tidak mengunakan warna-warna "teduh"
seperti warna ungu karena akan membuat kemauan mereka untuk belajar menjadi berkurang.

Selanjutnya dalam hal memilih aksesories perlengkapan kamar, pilihlah aksesories yang Anda dan atau putra/putri Anda sukai tapi tidak membahayakan keselamatan Anda dan mereka, misalnya motif-motif sederhana tetapi menarik, seperti bunga, geometris dengan pola motif yang ukuran kecil saja. Hindari memilih furniture dengan sudut-sudut yang tajam.

______
sumber : architectaria

Thursday, April 29, 2010

Panduan Membeli Furnitur

Furnitur menjadi perangkat wajib dalam sebuah ruang di rumah, kantor atau toko. Fungsi-fungsi ruang bisa berjalan normal dan maksimal dengan adanya furnitur. Demikian pula sebaliknya.  Namun, ada kalanya kita menemui kesulitan tatkala harus memilih furnitur yang pas dan mengena untuk sebuah ruangan. Banyak pertimbangan ketika hendak memilih furnitur. Apalagi harus menyesuaikan dengan perkembangan tren dan model furnitur yang berjalan dengan cepat. Mau membeli furnitur baru atau bekas (second). Membeli yang baru tidak terlalu merepotkan jika dibandingkan dengan furnitur second  sebab kondisinya masih bagus dan prima. Berbeda dengan furnitur second.

Meski demikian, membeli furnitur yang baru maupun bekas tetap membutuhkan kejelian dan kecermatan. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli furnitur  yang baru maupun second.

  1. Tentukan gaya atau model yang Anda sujai. Misalnya Anda lebih menyujai yang kontemporer, kasual atau tradisonal. Untuk lebih memantabkan pilihan Anda, rajin-rajinlah mengunjungi pameran furnitur yang diadakan. PAda event itu, Anda bisa melihat furnitur dengan berbagai model dan perkembangan.
  2. Teliti dengan seksama kondisi furnitur yang akan Anda beli. Meski barang baru, bukan berarti tidak ada cacat. Sebab bisa saja ada bagian-bagian tertentu yang rusak. Perlu kejelian untuk melihat semua bagiannya agar Anda tidak merasa tertipu nantinya. Ketelian ini harus lebih ditingkatkan jika Anda membeli furnitur second. Sebab kemungkinan rusak beberapa bagian lebih besar bila dibandingkan furnitur baru. Telitial bagian sambungan yang berfungsi sebagai konstruksi. Misal kaki meja atau kursi dan sandaran kursi. Ketok-ketoklah bagian tertentu untuk memastikan apakah kayu yang ada di dalamnya sudah rapuh atau tidak. Ketelitian saat membeli furnitur second sangat penting karena banyak penjual yang hanya membersihkan barang-barangnya dari debu, sedangkan kerusakan tidak diperbaiki.
  3. Jika mengunjungi pameran furnitur, manfaatkan jasa konsultasi gratis yang banyak disediakan oleh produsen atau penjual. Anda bisa menanyakan tentang kebutuhan furnitur  dengan kondisi ruangan yang ada. Konsultasi ini penting agar pilihan furnitur benar-benar sesuai dengan kebutuhan ruangan.
  4. Sesuaikan dengan kemampuna dana yang Anda miliki. Yang bijak adalah tidak membeli furnitur yang harganya di luar kemampuan meskipun Anda sangat menyukai modelnya. Untuk furnitur second, Anda bisa melakukan penawaran harga. Penjual furnitur second biasanya tidak kaku dalam menerapkan harga dan membuka ruangan untuk negoisasi. Pastikan furnitur yang Anda beli sesuai dengan keinginan, model dan kemampuan keuangan.
____
Sumber:
Republika Online.

Wednesday, April 28, 2010

Hijaukan Interior Rumah

Interior hijau adalah salah satu ide Building Interior atau penataan ruang untuk mendapatkan suasana tenang. Caranya adalah dengan memasukkan suasana taman - sepeti pohon, daun, bunga-bunga, kolan, air terjun, dan air mancur ke dalam rumah.

Memasukkan Tanaman ke Dalam Rumah.
Angkatlah pot tanaman dari luar ke dalam rumah. Karena akan diletakkan di dalam rumah, sebaiknya dipilih tanaman yang tidak membutuhkan cahaya yang terlalu banyak. Perhatikan juga potnya. Jika potnya kurang menarik, letakkan pot di dalam pot lain yang lebih bagus / bersih. Selain tanaman dalam pot, Anda juga bisa menyegarkan ruang dengan memasang rangkaian bunga potong. Kedua cara ini adalah langkah yang paling sederhana dan cepat untuk menciptakan suasana segar pada building interior rumah.

Memasang Bukaan Yang Lebar.
Bukaan berupa jendela kaca yang lebar bisa membantu menciptakan kesegaran di dalam rumah dan menambah kesan hijau pada building interior. Melalui jendela kaca suasana hijau taman di luar bisa terlihat dari dalam. Cara kedua ini hanya bisa dinikmati secara visual karena secara fisik dibatasi oleh kaca. Kelebihannya terletak pada kemudahna perawatan karena obyeknya hanya satu, yakni taman. Namun, dari satu taman ini Anda bisa mendapatkan 2 tampilan yang berbeda, yaitu taman yang bisa dinikmati dari luar dan dalam rumah.

Membuat Taman Interior.
Pada ukuran rumah terbatas, biasanya sudah tidak ada sisa lahan yang terbukua selain di depan teras rumah. Rumah seperti ini memiliki kendala dalam pengudaraan, yakni suhu di dalam menjadi panas. Untuk mengatasi ini, banyak arsitek yang membuat void di bagian tengah / belakang rumah agar udara bisa mengalir. Nah, ruang terbuka inilah yang bisa dimanfaatkan untuk taman interior. Agar tidak sulit perawatan, taman interior umumnya berupa taman kering - didominasi oleh batu-batu dan tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.

Membuat Air Terjun.
Air yang mengalir disertai suara gemercik air di dalam rumah tidak kalah nikmatnya dengan tanaman hijau atau bunga yang berwarna-warni. Aliran air yang jatuh ke kolam punya karakter bunyi yang khas sehingga menimbulkan suasana yang berbeda dan berpotensi untuk menenangkan pikiran. Desain building interior untuk kolam bisa bermacam-macam tergantung gaya rumah dan selera Anda. Yang perlu diperhatikan adalah instalasi saluran air, listrik dan pompa. Pemasangannya harus benar sehingga tidak terjadi rembesan atau timbul masalah lain. Tambahkan tanaman hias dan lampu-lampu untuk mempercantik tampilannya.

____
Sumber : Bebibluu.com

Tuesday, April 27, 2010

Kelebihan Lantai Kayu

Kelebihan mengunakan lantai kayu atau wood floring adalah sejuk waktu panas, hangat waktu dinggin, indah dan anggun, nyaman, akrab, tidak masuk angin kalau ditiduri, hygienic dan non allergy, tidak membongkar dan merusak lantai kayu awal. Kondisi lapisan tidak sampai mengelupas, tahan noda dan tahan gorean (ada lapisan corundum crystal), tidak berubah warna, tahan api rokok (ada lapisan corundum crystal), tahan air / waterproof (lapisan atas laminate)

Selain itu, cara yang terbaik untuk perawatan lantai kayu atau wood specialist bisa melalui petunjuk khusus yang direkomendasikan oleh pabrik lantai kayu (wood specialist) yang memproduksinya. Tetapi secara umum untuk pembersihan dan pencegahan terjadinya kerusakan lanai kayu di rumahmisalnya membersihkan lantai kayu dengan sapu lembut berbahan bulu atau sulah, karena walaupun lantai kayu tersebut anti gores, tidak menutup kemungkinan terjadi goresan akibat memilih sapu. Selain itu mengunakan sikat yang lembut pada vacuum cleaner agar lantai terhindar dari goresan. Bersihkan lantai dengan vaccum 1 atau 2 kali seminggu.

Walaupun lantai kayu (wood flooring specialist) yang kita miliki termasuk dalam lantai kayu yang bermutu tinggi , alangkah baiknya menghindari lantai kayu dari air yang merupakan musuh terbesarnya. Apabila lantai kayu tersebut terkena air maka dapat dibersihkan dengan handuk lembut, lalu keringkan.

Pada saat membersihkan lantai kayu (wood flooring specialist), mempergunakan lap yang kering. Air dari lap basah dapat merembes ke dalam pori-pori lantai kayu yang mengakibatkan kerusakan. Karpet dapat dijadikan alternatif untuk menutupi lantai kayu, terutama pada area yang paling sering dilalui. Namun pilihlah karpet dengan lapisan yang tidak licin sehingga tidak mudah tergeser.

_____
Sumber : bebibluu.com